Blade Battery adalah teknologi baterai khas BYD yang menjadi fondasi keamanan seluruh line-up mobil listriknya. Berbasis kimia LFP (Lithium Iron Phosphate), Blade Battery dirancang lebih tahan terhadap risiko termal dan lebih awet untuk pemakaian harian di iklim tropis Jakarta.
Apa Itu Blade Battery?
Blade Battery menyusun sel baterai berbentuk bilah panjang (blade) yang dikemas rapat. Desain ini meningkatkan efisiensi ruang sekaligus kekuatan struktural, sehingga baterai juga berfungsi sebagai bagian dari rangka kendaraan (Cell-to-Body).
Kenapa Lebih Aman?
- Kimia LFP secara umum lebih stabil secara termal dibanding kimia baterai tertentu lainnya.
- Desain bilah membantu manajemen panas dan ketahanan struktural.
- Menjadi bagian struktur bodi sehingga meningkatkan kekakuan kendaraan.
Model BYD yang Memakai Blade Battery
Hampir seluruh line-up BYD memakai Blade Battery, termasuk Seal, Sealion 7, Atto 3, Dolphin, Atto 1, M6, dan DENZA D9 (103 kWh).
Pelajari teknologi BYD lainnya di halaman Technology, atau lihat daftar harga semua model.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu Blade Battery?
Blade Battery adalah baterai LFP khas BYD berbentuk sel bilah yang juga menjadi bagian struktur kendaraan (Cell-to-Body).
Kenapa Blade Battery dianggap aman?
Kimia LFP yang lebih stabil secara termal dan desain bilah yang kuat secara struktural menjadi alasan utamanya.
Model BYD apa saja yang pakai Blade Battery?
Hampir semua, termasuk Seal, Sealion 7, Atto 3, Dolphin, Atto 1, M6, dan DENZA D9.
Apakah Blade Battery awet?
Kimia LFP dikenal memiliki siklus pakai yang panjang, cocok untuk penggunaan harian jangka panjang.
Ingin rekomendasi dan harga terbaik untuk mobil listrik BYD? Hubungi sales BYD Harmony Auto Sudirman via WhatsApp untuk konsultasi gratis dan penawaran terbaru.